Skip to content

Imunisasi, Perlukah …? (bag 2)

March 8, 2012

suarasurabaya.net| Imunisasi, Perlukah …? (bag 2)
Prof. Dr. IG.N. Gde Ranuh, Sp.A (K)
Dokter RS Darmo dan Guru Besar Emeritus Fakultas Kedokteran UNAIR

Pada edisi bulan yang lalu sudah kita fahami pentingnya imunisasi/vaksinasi bagi bayi dan anak-anak kita, sehingga dapat terhindar dari bahaya komplikasi penyakit infeksi yang ganas yang mematikan atau meninggalkan cacat fisik maupun mental seumur hidupnya.

Janganlah kita ingkari kesepakatan negara kita di PBB tahun 1989 yang sudah diratifikasi oleh Presiden kita pada tahun 1990, yaitu Konvensi Hak Anak yang intinya mengandung 4 unsur penting, yaitu,
1. Non-Diskriminasi (prinsip universal HAM)
2. Dengan menetapkan tindakan yang menyangkut anak harus mengacu pada yang terbaik bagi anak
3. Kelangsungan hidup & perkembangan (survival & development)
4. Menghargai pendapat anak (respect for the lives of the child).

Konvensi itu kemudian diikuti UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak yang intinya menekankan bahwa kita harus menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Nah, imunisasi/vaksinasi pada anak adalah hak mereka! Jangan dihalang-halangi! Mereka membutuhkan perlindungan dari berbagai macam ancaman tumbuhkembangnya menuju dewasa yang prima, termasuk terhadap penyakit menular dan membahayakan jiwa anak.

Perlindungan itu dimulai dari penyakit TBC yang sangat ganas dapat dicegah dengan vaksinasi BCG. TBC bisa merusak seluruh organ tubuh, terutama jaringan otak (meningitis), sendi-sendi tulang, (coxitis, tulang belakang) yang dapat berakhir dengan meninggal atau cacat fisik dan mental seumur hidupnya.

Penyakit POLIO yang sudah dikenal luas karena dapat melumpuhkan anak dapat dicegah dengan vaksin polio.

Penyakit DIFTERI yang dewasa ini merebak kembali di Jawa Timur tidak perlu terjadi apabila program imunisasi berjalan dengan baik, yaitu setelah 3x suntikan dasar masih diperlukan suntikan penguat/ulangan pada usia sebelum 2 tahun dan pada usia 5 tahun.

Penyakit TETANUS bisa menjadi penyakit yang mematikan terutama pada bayi baru lahir, hanya karena Ibu kandungnya tidak memiliki antibodi terhadap tetanus, karena belum imun atau belum pernah mendapatkan imunisasi. Tetanus pada bayi juga bisa terjadi karena proses persalinan yang tidak steril.

Demikian pula pada anak yang lebih besar, remaja maupun dewasa, akan sangat menderita apabila terserang tetanus, melalui luka yang kotor meskipun lukanya kecil. Pasien dapat meninggal karena terganggunya pernapasan dan kejang seluruh tubuh yang dapat mengakibatkan patah tulang belakang dan lumpuh.

Penyakit batuk rejan atau PERTUSSIS, disebut juga batuk seratus hari. Memang, batuk yang keras dan bertubi-tubi datangnya berlangsung lama sekali, serangan batuk datang pada malam hari waktu tidur, nafsu makan berkurang, komplikasi perdarahan pada bola mata, kejang dan radang paru yang serius, belajarnya terganggu dan dalam jangka panjang dapat mengakibatkan kurang gizi. Prognosa buruk apabila menyerang bayi sebelum usia satu tahun. Ketiganya; Difteri, Tetanus dan Pertussis dapat dicegah dengan vaksinasi DTP.

Penyakit HEPATITIS B yang sangat menakutkan, merupakan penyebab utama sakit kanker hati dan dapat berakibat fatal pada usia dewasa. Untuk pencegahan memerlukan suntikan pencegahan dengan vaksin hepatitis B yang hanya membutuhkan 3x seumur hidupnya.

Penyakit CAMPAK yang kelihatannya sederhana, ternyata sangat berbahaya karena ISPA (infeksi saluran pernapasan akut) yang dapat membunuh anak balita, terutama apabila gizi kurang. Pencegahannya; dengan vaksinasi campak pada usia 9 bulan dan diulang pada usia 6 tahun.

Penyakit GONDONGAN (parotitis), adalah penyakit karena virus yang menyerang kelenjar liur dan sangat menular. Komplikasi yang mungkin timbul adalah radang pada kelenjar hormon seks, orchitis pada anak laki-laki yang dapat berakibat kemandulan. Dapat juga terjadi Meningitis meskipun jarang, dengan sisa ketulian pada anak.

Penyakit RUBELLA disebabkan oleh virus yang apabila menyerang wanita hamil dapat berakibat buruk pada bayi yang dikandungnya, yaitu cacat lahir dengan kebutaan, tuli, kelainan jantung dan terganggunya pertumbuhan otak, atau disebut sebagai Sindroma Rubella. Ketiganya; yaitu Campak, Gondongan dan Rubella dapat dicegah dengan vaksinasi MMR.

Demikian pula PNEUMONIA. Penyakit ini disebabkan kuman Streptokokus Pneumoniae, menunjukkan suatu ISPA BERAT dan MENINGITIS yang dapat berakibat fatal, khususnya pada anak usia di bawah 2 tahun. Ini dapat dicegah dengan vaksin pneumokok.

Penyakit TIFOID, HEPATITIS A atau sakit kuning dan VARICELLA atau cacar air. Ketiga penyakit ini penularannya bisa terjadi di sekolah karena lingkungan yang tidak bersih atau penularan langsung dari anak satu ke anak lainnya. Masing-masing penyakit tersebut dapat dicegah dengan vaksinasi.

Penyakit KANKER SERVIKS yang sampai sekarang merupakan momok bagi kaum wanita, sekarang sudah dapat dicegah dengan vaksinasi HPV (Human Papilloma Virus) pada usia 10 tahun ke atas, sebelum menikah.

Tanpa imunisasi, anak akan mudah terserang penyakit di atas, dan apabila terjadi akan membutuhkan biaya pengobatan yang cukup besar. Apalagi bila sampai memerlukan rawat inap di rumah sakit, maka biaya menjadi mahal.

Imunisasi merupakan alternatif yang paling baik, efektif dan efisien serta jauh dari mahal. Oleh karena itu, lindungi anak-anak Anda dari penyakit yang membahayakan tersebut. Kecuali itu, sekali lagi anak-anak berhak mendapatkan perlindungan terhadap penyakit dalam masa tumbuh kembangnya, yaitu dengan pemberian imunisasi!

Rumah Sakit Darmo dengan fasilitas dan tenaga yang terlatih siap memberikan vaksinasi dimaksud di atas. Setiap hari siap melayani anak Anda.

Sumber : Suarasurabaya

Advertisements

From → Artikel

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: